ANALISIS DAMPAK PADA LABORATORIUM X TERHADAP KUALITAS UDARA AMBIEN

SITI LAILA TULMARDIAH, LAILA (2022) ANALISIS DAMPAK PADA LABORATORIUM X TERHADAP KUALITAS UDARA AMBIEN. Skripsi thesis, Universitas Sahid Jakarta.

[img] Text
Laura.pdf

Download (367kB)

Abstract

ABSTRAK Laboratorium X yang merupakan laboratorium jasa pengujian minyak bumi dan kualitas lingkungan yang berdiri di Jakarta Timur pada luas wilayah 1.701 m2. Berada ditengah-tengah rumah penduduk. Untuk mengetahui adanya perubahan udara di sekitar wilayah tersebut, pada fase pra-konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi. Untuk mengindikasikan kondisi kualitas udara ambien salah satunya adalah Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Parameter yang digunakan untuk menghitung ISPU berdasarkan PPRI No. 41 tahun 1991 dan PerMenLHK RI No. P.14/MenLHK/SETJEN/KUM/1/7/2020 adalah PM10, CO, SO2, NO2 dan O3 secara administrative mengikuti dokumen UKL-UPL. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan data sekunder untuk fase prakonstruksi, konstruksi dan primer untuk fase pasca konstruksi. Bedasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai ispu tertinggi 45 dengan parameter CO di tahun 2018 semester dua pada halaman depan, masih berstatus baik. Sehingga dapat disimpulkan pada fase pra-konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi berstatuskan baik, artinya tidak terjadi perubahan pencemaran dengan adanya Laboratorium X yang dekat dengan rumah penduduk. Kata Kunci : Kualitas udara, Indeks pencemaran udara, Laboratorium ABSTRACT Laboratory X, which is a petroleum testing service laboratory and environmental quality, is established in East Jakarta with an area of 1,701 m2. Located in the middle of people's houses. To find out any changes in the air around the area, in the pre-construction, construction and post-construction phases. One of the indicators of ambient air quality is the Air Pollution Standard Index (ISPU). Parameters used to calculate ISPU based on PPRI No. 41 of 1991 and PerMenLHK RI No. P.14/MenLHK/SETJEN/KUM/1/7/2020 are PM10, CO, SO2, NO2 and O3 administrative as following the UKL-UPL document. This research uses descriptive-quantitative method by using secondary data for the pre-construction phase, construction and primary for the post-construction phase. Based on the results of the research conducted, the highest ISPU is 45 with CO parameters in the second semester of 2018 on the front page, is still in good status. So it can be concluded that in the pre-construction, construction and post-construction phases, the status is good, meaning that there is no change in pollution with the presence of Laboratory X which is close to people's homes. Keywords: Air Quality, Air Pollution Index, Laboratory RINGKASAN Judul penelitian yang diambil adalah “Analisis Dampak Pada Laboratorium X Terhadap Kualitas Udara Ambien” Pencemaran udara bersumber dari proses alami dan aktifitas manusia, baik bergerak maupun tidak bergerak. Kebanyakan masalah pencemaran udara diperkotaan bersumber dari pembakar fosil dan kegiatan industri. Kegiatan industri merupakan salah satu kegiatan yang berkontribusi besar sebagai sumber pencemaran udara. Jenis aktivitas dan proses serta bahan baku yang digunakan dalam kegiatan industri sangat menentukan jenis polutan yang dihasilkan. Pencemaran yang dihasilkan dari peralatan pada kegiatan industri juga perlu pertimbangan. Laboratorium X merupakan laboratorium jasa pengujian mutu minyak bumi dan kualitas lingkugan yang berada didalam wilayah Jakarta, berdiri pada luas lahan 1.701 m2. Kondisi eksisting di tampak lokasi kegiatan seluas 1.701 m2 adalah gedung perkantoran dan laboratorium uji. Pada gedung baru yang baru dibangun di tahun 2017 dan baru beroperasi di tahun 2019. Laboratorium X sudah tiga kali relokasi gedung, semula laboratorium beroperasi di daerah perbatasan daerah Jakarta timur dan depok. Kemudian pindah lokasi yang tidak terlalu jauh dari lokasi ketiga sekarang ini. Dari pencemaran lingkungan lainnya yang dihasilkan pada proses pengujian di Laboratorium X, pencemaran yang paling menyoroti perhatian adalah pencemaran udara. Sedangkan pencemaran air ditampung dan diolah oleh pihak ketiga. Sebab lokasi Laboratorium X yang begitu dekat dengan lokasi pemukiman penduduk. sehingga dampak pencemaran udara yang dihasilkan oleh Laboratorium X dapat dirasakan langsung oleh penduduk setempat. Sebagian besar pencemaran udara yang dihasilkan Laboratorium X adalah CO2, SO2 dan NO2 dari proses pengujian. Dari pengujian yang dilakukan di Laboratorium X ada yang mengasilkan gas pencemaran karena proses pengujiannya ada yang dibakar, destruksi, tanur dan gas – gas yang biasa digunakan sebagai gas pembawa maupun bahan pembakaran yang menghasilkan gas buangan seperti pengujian AAS, ICP dan GC. Dimana lokasi laboratorium X yang berada disekitar padat penduduk. Belakang dan samping kanan gedung rumah penduduk, samping kiri bengkel motor dan depan gedung klinik 24 jam. Cuaca lingkungan di area Laboratorium X, bisa dikatakan gersang. Karena sedikit ruang terbuka hijau, hanya beberapa pepohonan di pinggir gedung Laboratorium X. Dengan kondisi yang gersang, sedikit pepohonan di area sekitar, sehingga tidak ada filter untuk polutan di udara. Dan perlu diketahui tingkat pencemaran udara dan besar nilai Indek Standar pencemaran udara (ISPU) terhadap kualitas udara ambien di lingkungan Laboratorium X. Penulis dalam penelitian ini akan melakukan perbandingan tingkat pencemaran udara di lokasi Laboratorium X pada titik koordinat (S06°21’43.3” E106°52’42.5”). Kondisi sebelum adanya Laboratorium dengan sesudah adanya Laboratorium, melihat kondisi kualitas udara ambien sebagai bentuk konfirmasi tingkat pencemaran udara di lingkungan laboratorium. Mungkinkah pencemaran udara meningkat signifikan dengan telah beroperasinya laboratorium. Maka dalam penelitian ini dibagi dalam tiga fase, yaitu fase pra-konstruksi tahun 2017, konstruksi di tahun 2018 dan pasca konstruksi ditahun 2019-2021. Indikator yang digunakan untuk mengetahui besarnya pencemaran udara dan kualitas udara adalah Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Sesuai dengan PP No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan PerMen LHK RI No. P.14/MenLHK/SETJEN/KUM/1/7/2020 Tentang Indeks Standar Pencemar Udara. ISPU merupakan nilai ukuran yang tidak mempunyai satuan untuk menggambarkan kondisi kualitas udara ambien pada lokasi dan waktu tertentu. Parameter yang digunakan untuk menghitung nilai ISPU menyesuaikan dokumen UKL-UPL Laboratorium X pada rona awal (fase pra-konstruksi) yaitu partikulat berukuran kurang dari 10 μm (PM10), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), oksidan dalam bentuk ozon (O3) dan nitrogen dioksida (NO2). Dengan mengacu pada PP No. 41 tahun 1999 sebagai nilai acuan baku mutu lingkungan. Sehingga parameter PM2.5 berdasarkan PerMen LHK RI No. P.14/MenLHK/SETJEN/KUM /1/7/2020 tidak diikuti dalam penelitian ini. Hanya parameter yang masuk dalam lingkup rona awal yang dilakukan dalam penelitian ini. Karena sifatnya yang membandingkan skala pencemaran udara ambien sebelum adanya Laboratorium X dan setelah adanya laboratorium X. Berdasarkan perumusan dan pembatan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Melihat perubahan kualitas udara pada kegiatan operasional di Laboratorium X dengan membandingkan pada fase pra-konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi 2. Mengetahui adanya perubahan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara di Laboratorium X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kuantitatif dengan menggunakan data sekunder untuk fase pra-konstruksi, konstruksi dan primer untuk fase pasca konstruksi. Bedasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai ispu tertinggi 45 dengan parameter CO di tahun 2018 semester dua pada halaman depan, masih berstatus baik. Sehingga dapat disimpulkan pada fase pra-konstruksi, konstruksi dan pasca konstruksi berstatuskan baik, artinya tidak terjadi perubahan pencemaran dengan adanya Laboratorium X yang dekat dengan rumah penduduk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan
Depositing User: sis gunawan usahid
Date Deposited: 29 Jun 2022 03:45
Last Modified: 29 Jun 2022 03:45
URI: http://repository.usahid.ac.id/id/eprint/1799

Actions (login required)

View Item View Item